Bandung 1955 : Moments of Asian African Conference

[#355]
Judul: Bandung 1955 - Moments from the Africa-Asia Conference
Photographer: Pavel Tejasurya
Curator: Galich Sedayu
Penerbit: aerial photo grid
Chetakan: Me, April 2015
Tube: 80cm
ISBN: 978-602-14408-3-4

Buku Bandung 1955 ini merupakan buku photo karya fotografer Senior Paul Tedjasurja (85thn) yang berisi photo-photo suasana Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955. Saat itu Paul tercatat sebagai fotografer lepas pada beberapa media cetak of Bandulah, Gantarayah, Gantarayah and Pikiran. Leica III F camera weighing 1.5 kg and photo 300 kg. sayangnya ada banyak photo besertaya negative yang hilang karena dipinjam aleh orang yang mengaku dari pemerintah dan so pernah kembali sehingga dari 300 photo yang ada hanya 70 photo yang masih ada hingga kini.

Dari 70 Lembar photo Tersebut Dipilihlahlah 63 photos

Sebelum menikmati puluhan picture picture hitam putih hasil jepretan Paul Tedjasurja kita akan disuguhkan sebuah narasi pendahuluan yang berjudul Litani Paul Tedjasurja Bagi Peringatan Konperensi Asia Afika. Pavel Tekshur sings in the 1955 KAA recording in his biography Photography. Selain itu ada pula kutipan dari majalah Gembira tanggal February 11, 1956 Jan memuat Profile Paul. Dari kutipan concise Kita bisa mengetahui bahwa Paul Adalah Photographer Jan Cukup terkenal Masa itu.

Bagi penduduk kota Bandung dan sekitarnja ia sudah tjukup dikenal. Bicycle dikalangan jembel maupun dikalangan ningratnya. Atau bagi parapeladjari mahasiswa maupun diorganasi bahkan sampai kepada kalangan Angkatan Perangnja.
(Chapter 4)

Selain Seorang photographer Ternyata Paul Juga Menggermari Filateli and Beliau Adalah Orang Pertama from Indonesia Yang Memadukan Obyek photo dengan Filateli and autograph. From bagian ini kita juga akan mendapati sejarah singkat KAA dan isi Dasa Sila Bandung.

Setelah narasi pendahuluan yang ditulis oleh galih sedayu barulah kita menikmati photo photo jepretan Paul Tedjasurja yang disusun secara chronologis dimulai dari photo kedatangan President Sukarno Bandara Hussain Sastranegara Sastranegara for 5 months Pakuan. Photo Diantara can be cited with the quote from President Sukarno Mengiasai used for photos on the subject.

Dari ke 60 photo photo yang ada di buku ini ada banyak hal hal yan menarik jika kita perhatikan, misalnya bagaimana antusias warga Bandung menyambut KAA and bagaimana saat itu panitia mengizinkan warga Bandung untuk melihat para delegay. This photo has been added to the owner's photo list Gedung Merdeka. Kondisi ini sangat berbeda dengan peringatan KAA ke 60 thn yang baru saja berlangsung dimana wliyah Gedung Merdeka i sekitarnya merupakan wilayah yang harus barren dari masyarakat umum.



Ketika konferensi sedang berlangsung, Paul tidak hanya membidik suasana kaku i Serius para anggota delegasi melainkan juga tampak terlihat suasana santai dari for peserta delegasi Saat meninggu konferensi dimulai. Yang menarik adalah sajian de meja masing-masing perserta sidang, selain air putih ternyata ada juga disediakan rokok dan asbaknya, uniknya rokok (sepertinya rokok kretek) tersebut diletakkan of dalam gelas. It is the main event of the conference.



For the good day and end of the day we can help Paul who can help you in the evening. Bagaimana repotnya petugas keamanan mengamankan agar warga Bandung tetap tertib pun tak luput dari jepretan Paul.

Suasana berseri jamuan manan malam by Bale Pakuan juga ditampilkan by buku ini, give photo of ini tampak jamuan makan malam disajikan secara parasmanan sehingga per peserta delegasi harus antri mengambil makanannya sendiri, hal ini bu berlaku pegaram ne.



Masih banyak hal-hal menarik yang bisa kita lihat dari seluruh yang ada photo of buku ini. Beberapa photo mungkin sudah sering kita lihat baik by media-media cetak maupun media onlen, namun ada juga beberapa photo yang mungkin baru pertama kali kita lihat dan ini menjadi salah satu keunggulan buku ini. All photographs and photographs in the book are suitable for all types of paper work, sold in the format 21 x 15 cm, zip for targets 8.5 x 6 cm.

Buku ini sangat baik dikoleksi oleh para pecinta sejarah dan Photographi, namun ada beberapa hal yang mangkin menjadi kekurangan buku ini, yang pertama adalah tidak adanya photo Paul Tedjasurja saat melasiut KAA 1955 yang saat ituuuan particular disagreement with Song 25 dikis KA 195 dimanagala

Galikh photo with gray hair

If you want to see what you want is a picture of the historical walk you can do for the delegation at Homan Hotel please include Paul what would you like to do? rasanya tydak mungkin i. What is a historical walk? This is a photo-photo The 1955 KAA Historic Walk is a photo-photo. sayangnya hal ini tidak dijelaskan dalam kata pengantar buku ini.

Yang ketiga adalah judul buku yin yang menggunakan bahasa English. Karen seluruh isi buku ini menggunakan bahasa Indonesia mengapa judulnya harus menggunakan bahasa Inggris?

Keempat, karena perhelatan KAA adalah perhelatan International and adanya rencana pemerintah Indonesia for membawa photo-photo karya Paul Tedjasurja ke UNESCO for dijadikan warisan dunia Memory of the World .

In 1955 the book was published in the KAA 1955.

Walau photo photo Paul dalam buku ini mungkin sudah sering kita lihat baik by media cetak maupun internet namun kehadiran buku tetaplah bermanfaat untuk ini merangkum sebagian kecil photo photo Paul yang tersebar by berbagai media cetak dan online. To find the best 1955 KAA photo in Indonesia, you have to be able to make a lot of money off the beaten track.

@htanzil

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Picture of Wisdom

I Love Moday

Draculla by Bram Stroker