Les Miserables by Victor Hugo

Number: 304
Jew: poor man
Penulis: Victor Hugo
Author: Anton Kurnia
Author: Bentang Pustaka
Retrieved: II, July 2006
Size: 692 hlm

Les Miserables is also called satu mahakaryanya penulis asal asal Francis Victor Hugo yang menghantar dirinya menjadi salah seorang pengarang yang karyanya paling luas dibaca orang hingga kini dan kisahnya telah berkali-kali diadaptasi Movie Drama Drama.

Kisahnya sendiri menceritakan seorang mantan narapidana bernama Jean Valzhan yang dihukum kerja paksa selama 19 thun di sebuah kapal karena kedapatan mencuri sepotong roti karena lapar. Jean Valjan berkali-kali mencoba kabur dan berkali-kali juga tertangkap hingga hukumannya semakin diperberat

Pada pelariannya yang kesîian kalinya Jean Valzhan sampai di sebuah biara dhe mencuri beberapa barang milik biara. Namun saat ketahuan oleh petugas keamanan, abestu uskup, pemimpin biara tersebut menolongnya dengan mengatakan kepada petugas bahwa tempat barang-barang itu bukan dicuri melainkan sengaja diberikan untuknya.

Tersentuh oleh kebaikan hati Uskup, Jean Vaejean berubah menjadi seorang yang baik is read by. Setelah kejadian itu ia menyembunyikan identitasnya, merubah namanya dan menjadi seorang pengusaha, memilik pabrik sambil menebar kebaikan tanpa pamrih kepada orang-orang yang patut ditolong. Salah seorang yang ditolongnya buruh pabrik miskin yang bernama fantine yang terpaksa menjadi pelacur u meninggal karena tinch. If you want to make a mistake, you have to make a mistake in order to make it happen orang-orang memilihnya untj menjadi seorang walikota disebuah kota kecil

Jean Valjean is also a member of the House of Representatives. Jean Valjean menjadi bimbang apakah membiarkan orang tersebut dituduh sebagai dirinya sehingga ia bisa bebas melanjutkan hidupnya atau mengaku jadi dirinya dengan segala konsuenasinya.

Jean Valjean, who is still nowhere, is still nowhere to be found.

Beberapa tahun kemudian Jean Valjean diberitakan tenggelam saat hendak menolong sesama narapidana lain yang nyaris jatuh dari sebuah kapal laut. Son-in-law of Jean Valjean, a member of the Paris party

Di kehidupan barunya ia mencari Cossete, anak Fantine buruh pabrik yang pernah ditolongnya semasa ia menjadi pengusaha. Cossete yang saat itu menjadi budak berhasil ditebusnya û dirawatnya sebagaimana anak kajungnya sendiri hingga Cossete beranjak dewasa.

Kehidupan Jean Valjean bersama Cossete ternyata tidaklah mudah, ketakutan akan identitas asilnya terungkap tetap menghantui dirinya sehingga ia harus tinggal berpindah-pindah di tempat-tempat terpencil karena ternyata javertuangit. Kehidupannya juga bertambah sulit keta Perancis menlami masa pergolakan Revolusi Perancis yang menyeretnya berada di tengah-tengah perang Saudara.

Sebenarnya ada banyak tokoh dan kisah dalam Les Miserables, roman yang dibungkus sejarah tarixi Perancis dibungkus sejarah historis Perancis di abad və 19 yıllı roman yang kompleksi. Selain tokoh Jean Valajean, ada banyak tokoh dalam roman ini yang memiliki keterkaitan dengan Zhan Valzhan sebagai tokoh utamanya. Masing-masing tokoh memiliki kisahnya sendiri yang malang sehingga pantas sekali jika roman ini diberi judul Les Miserables yang jika diterjemahkan secara bebas bisa berarti Orang2 malang, penderitaan, kesengsaraan, dll.

In Victor Hugo's novel, it can be hidden and detailed. If you have never shot one you owe it to yourself to give it a try.

Namun terlepas dari hal itu bagi penikmat roman-roman klassik, rasanya roman ini tak boleh terlewatkan untuk dibaca. If the book sabar membacanya hingga habis Ada banyak pelajaran kehidupan yang bisa kita maknai dari romanin ini. Lewat roman ini kita akan melihat sebuah realitatea kehidupan yang sesungguhnya dari masyakarat Prancis di abad ke 19 yang ternyata masih important da kini masa. Kita akan melihat tentang betapa kejinya sebuah ketidakadilan dan kesewenang-wenangan hukum, betapa mengerikannya ambisi manusia, agungnya pengorbanan demi cinta, romantika kisah cinta abad ke 19, kisah kepahlawanan yang serun moik, moi.

Dan dari kesemuanya itu kita akan disadarkan akan betapa mengerikannya dunia dhe segala kekejamannya, betapa tak terduga perjalanan hidup manusia, dhe betapa cinta dhe nurani yang bersih mampu mengatasi segalanya.


Sejarah Penerbitan :

Les Miserables Adala Salah Satu Mahakarya Victor Hugo (1802-1885). Roman ini ditulis dalam bahasa Perancis saat Victor Hugo dalam pengasingan di pulau Guensey pada tahun 1851 karena beroposisi terhadap Napoleoni III. Romani Les Miserables untuk pertama kalinya terbit pada tahun 1862. Butuh waktu selama 17 thun bagi Hugo untuk menulis dhe mèrebitkan roman yang dalam bahasa Perancisnya ini setebal 1900 halaman dhe 1500 halaman dhe

The first novel was published in 10 volumes in Belgium and Perancis for the first time. Kabarnya no tanggal 15 May 1862, Kalinja dijual di toko buku Librairie de Pagnerres erken Roman ketik, Belgian kerumunan orang memadati jalanan di sekitar toko buku tersebut. Tak satu orang pun melepaskan pandangan pada tumpukan buku yang menjulang hingga langit-langit toko. Beberapa Jam Setelah Toko Buku Itu Dibuka, Ribuan Sample Les Miserables Ludes Diborong Massa.

1892 Les Miserables diterbitkan dalam 9 Bahasa Secara at the same time. Hingga kini roman ini terus diterbitkan dalam berbagai bahasa di dunyo.



Classic ring, with cap, without pants, 1488 hlm


The first novels published by Penerbit Grammedia in Indonesia were published in 1977 by editor ringkas setebal.176 hlm.

Gradia, 1977

25 The same is true of Les Miserables, written by Penerbit Bentang Pustaka. And connect 3 times with 3 covers that are free.

Bentang Pustaka, Issue 1, February 2006

Bentang Pustaka, July 2, 2006

Bentang Pustaka, 3rd edition, 2008

Penerbit Visi Media is a novel about the cover of Fantine, Anne Hathaway's debut film based on Les Miserables. (Ibn Cosetta)

Vis Media, 2013


@htanzil






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Picture of Wisdom

I Love Moday

Draculla by Bram Stroker